Surat Kepala Sekolah Dasar ini Sempat Viral

Baru-baru ini media sosial ramai dengan photo sebuah surat dari seorang Kepala Sekolah di Bantul kepada beberapa orangtua murid. Surat itu disebarkan kepada para orangtua murid kelas 6 SD Mutiara Persada, bertanggal 9 Juni 2017.

Mungkin saja anda ajukan pertanyaan, apa sich yang butuh diributkan dari surat edaran sekolah? Bukannya lumrah saja bila pihak sekolah berikan surat pada beberapa orangtua murid, terlebih sesudah ujian.

Isi surat Kepala Sekolah SD Mutiara Persada kesempatan ini lain dari yang beda, berisi berupaya berikan pengertian kalau setiap anak miliki kelebihan semasing.

Janganlah dahulu malas membaca karna panjangnya, sesungguhnya tulisan Suwarsana, M. Pd ini menarik bila anda ingin sempatkan diri sesaat. Dalam surat itu sang kepala sekolah berikan pengertian kalau orangtua supaya tidaklah perlu memaksakan standard yang kaku pada kompetensi semasing anak mereka. Tiap-tiap orang miliki bakat serta potensi berlainan yang jika dikelola dengan benar juga akan begitu bermanfaat masa datang.

Orangtua dihimbau tidak untuk mematahkan semangat anak-anak mereka cuma karna gagal menjangkau standard penilaian konvensional yang di tawarkan kurikulum resmi. Orangtua disuruh untuk memupuk setiap anak sesuai sama spesialisme mereka sendiri. Diluar itu Pak Suwarsana juga mengingatkan kalau kebahagiaan seorang bukan sekedar ditetapkan dari berhasil berprofesi jadi dokter atau insinyur saja. Wah ini baru namanya pendidik.

Dari pada pro-kontra lebih persisnya ada sebagian orang yang mengetahui surat ini serta sempat membacanya, bahkan juga sebelumnya Kepala Sekolah SD Mutiara Persada menuliskannya. Rupanya surat ini telah sempat ditulis dalam bhs Inggris oleh seseorang kepala sekolah di Singapura untuk menghimbau beberapa orangtua murid juga. Bedanya, surat versus bhs Inggris diantar sebelumnya ujian bukanlah sesudah ujian.

Lepas dari saduran atau bukanlah, kemauan sang Kepala Sekolah begitu baik serta berikan pencerahan untuk beberapa orangtua.

Rata-rata netizen tetaplah berikan tanggapan positif pada tulisan Suwarna, M. Pd ini karna di rasa semakin banyak sisi positif dari pada mudaratnya. Walau tidak original, tulisan saduran sang Kepala Sekolah tetaplah dilandasi niatan yang baik. Tulisan inspiratif ini disebut-sebut berakar dari kecemasan juga akan terulangnya tragedi anak bunuh diri karna nilainya di rasa kurang memuaskan seperti yang berlangsung di Klaten sebagian masa lalu.

Baca Juga : Contoh Surat Izin Sakit

Memanglah tidak sedikit masalah murid tertekan karna orangtua berikan tuntutan yang terlalu berlebih. Terkecuali komunikasi yang jelek serta minimnya sama-sama pengertian, banyak aspek yang merubah buruknya hubungan orangtua serta murid. Bukan sekedar di Indonesia, hal semacam ini juga sering berlangsung di beberapa negara beda. Mudah-mudahan dengan makin banyak himbauan dari beberapa pendidik seperti Pak Suwarna, problem itu semakin dapat teratasi serta anak-anak memperoleh yang paling baik untuk pendidikan dan masa depan mereka.


Leave a Reply